Makan dan Menikmati Pemandangan di Wajik & Pecal Sakinah, Penatapan

11 comments
Awalnya tujuan kami hanya ke Pasteurisasi Susu Sapi Gundaling Farm, tapi rasanya sayang juga udah cukup jauh kesini eh sore juga belum udah pulang. Akhirnya kami keliling keliling ke Pasar Buah Berastagi dan Bukit Kubu tapi tidak singgah.

Kami sempat mau ke Taman Pagoda Lumbini tapi ntah kenapa rasanya lagi malas kali kesana. Karena perut juga sudah mulai lapar, kami mencari tempat makan di jalan menuju arah pulang, Banyak pilihan tempat makan di Berastagi tapi akhirnya kami ke Wajik & Pecal Sakinah di Penatapan.

Wajik & Pecal Sakinah Penatapan


Walaupun dingin, kami pilih duduk di luar karena bagian dalam cukup ramai dan cukup membosankan juga rasanya cuma memandang dinding hijau sambil makan. Udara yang cukup dingin di Penatapan membuat banyak pengunjung yang lebih memilih Indomie Kuah atau Jagung, tapi karena perut sudah cukup lapar jadi pesan wajiknya ditunda dulu.

wajik & pecal sakinah penatapan
sisi luar Wajik & Pecal Sakinah


wajik & pecal sakinah penatapan
dibawah masih banyak lagi 

Kami pilih pecal sama nasi gorengnya aja sambil menikmati pemandangan juga melihat beberapa ekor monyet yang bermain dan sesekali mencoba mencuri makanan para pengunjung yang silap, seperti seorang ibu yang kuenya diambil salah satu monyet dengan secepat kilat. Wajik & Pecal Sakinah juga ternyata punya lantai dua yang masuknya dari sebelah kanan tempat parkir, lebih tepatnya di sebelah tempat jagung bakar dan jagung rebus.

Nasi goreng wajik & pecal sakinah penatapan
Nasi Goreng Rp.13.000

wajik & pecal sakinah penatapan
Pecal Rp..11.000

Jalan jalan yang tak terlalu jauh di akhir pekan memang menyenangkan karena tidak membuat terlalu capek, kami berangkat dari Medan sekitar jam 10.30 WIB dan kembali sore sekitar jam 17.00 WIB. Sebenarnya untuk waktu segitu masih banyak destinasi lain yang bisa dikunjungi, tapi karena niatnya memang betulan mau santai dan hampir semua tempat wisata di Berastagi sudah pernah dikunjungi, jadi hanya yang belum pernah seperti  Pasteurisasi Susu Sapi Gundaling dan Pecal & Wajik Sakinah ini saja.

mari pulang sebelum hujan


Jalan Jalan ke Pasteurisasi Susu Sapi Gundaling Farm, Berastagi

6 comments
Aku bukan termasuk penikmat susu sapi murni, kecuali yang udah ditambah rasa seperti coklat, strawberry, dan lain lain. Waktu itu seorang teman datang ngajak jalan jalan untuk menikmati susu sapi di Berastagi. Karena sudah lama tidak main main yang sedikit jauh dan belum pernah ke Berastagi dengan kreta (motor), ga papa la ikut kesini.

pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi


jalan ke pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi
lupa ini pas pergi atau pulang

Perjalanan yang memakan waktu sekitar dua jam ini terasa menyenangkan karena tidak terlalu macet dan kondisi jalan menuju tujuan juga mulus. Kami ke Gundaling Farm melalui simpang tiga yang di sekitarnya ada beberapa penjual bunga dan tidak jauh dari simpang Tugu Jeruk Berastagi. Belok kanan dan sisanya terus saja di jalan yang cukup banyak bolong bolongnya sampai ketemu gerbang bertuliskan Gundaling Farm. Di pertengahan jalan, sempat berhenti juga untuk membayar "retribusi" sebesar Rp.5.000.

jalan ke pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi
mohon bersabar dengan ujian yang satu ini

pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi
liat sapinya pake teropong aja ya :p

Sampai disini ternyata peternakan sapi Gundaling tidak seperti yang saya bayangkan. Semua sapi ada di kandang yang jaraknya cukup jauh dari kami, jadi pengunjung hanya bisa melihat sapi dari jauh saja. Tapi tempat ini bersih dan tertata dengan baik sehingga bagus juga untuk berfoto.

Untuk kita yang ingin menikmati susu sapi segar dan yogurt langsung di tempat, disediakan beberapa meja dan kursi coklat dari kayu yang harus berebut juga ketika weekend. Tersedia juga beberapa tong sampah biar ga bingung mau buang cup susunya kemana.

pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi
semua kebagian kok, kalau ternyata abis kan bisa datang lagi xD

daftar harga di pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi


Cerita tentang susu sapinya, disini tersedia susu sapi murni dan ada juga yang sudah ditambahkan rasa yaitu vanilla, coklat dan strawberry. Untuk ukuran tersedia ukuran cup kecil seharga Rp.5.000/cup dan per liter dengan dua kemasan 500ml seharga Rp.20.000/liter. Tersedia juga beberapa rasa untuk yogurt dan kami pilih yang besar dengan rasa strawberry.

pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi


yogurt pasteurisasi susu sapi gundaling berastagi


Kami beli satu liter susu murni dan beberapa cup susu yang rasa coklat dan rasa strawberry. Aku lebih milih yang cup dengan rasa strawberry, ketika ditawarin yag susu murni, sempat ragu juga tapi akhirnya jadi penasaran mau coba karena keliatannya segar kali. Ga nyangka, susu disini ternyata sama sekali ga buat mual. Karena enak jadi tambah lagi pesan susu murni untuk di rumah. Oh ya, susu segar ini bisa tahan sampai seminggu, tapi buat kami tiga hari aja udah habis hahaha.

Nah disini juga ada yogurt dengan empat pilihan rasa yang bisa dicoba, Vanilla, Strawberry, Mango, dan Blueberry. Saran seorang teman yang sebelumnya kesini, yang paling enak itu mango, rasanya paling manis diantara yang lain. Sayangnya waktu itu mango sudah habis jadi kami memilih dua botol yogurt ukuran seliter rasa Vanilla dan Strawberry.

Setelah menghabiskan yogurt, beberapa cup susu, dan menikmati udara sejuk sekitar satu jam, kami pun melanjutkan perjalanan keliling Berastagi.